SERANG, penasultan.co.id | Proyek rehabilitasi gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Tunjung Teja, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Banten, tengah disorot publik. Proyek yang menelan anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2025 sebesar Rp105.401.050 ini diduga kuat menggunakan material di bawah standar dan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Hasil investigasi penasultan.co.id di lapangan menemukan bahwa tidak ada kehadiran Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) maupun Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa di lokasi proyek. Material yang digunakan pun dinilai berkualitas rendah, sementara para pekerja justru berasal dari luar desa, bertolak belakang dengan semangat pemberdayaan masyarakat lokal dalam program Dana Desa.
“Kami dari kota semua, tepatnya dari Desa Bendung, Kecamatan Kasemen. Sudah kerja satu minggu, upahnya harian tapi dibayar setelah proyek selesai,” ujar salah satu pekerja saat diwawancarai di lokasi pada Senin (7/7/2025). Ia juga menyarankan agar informasi lebih lanjut ditanyakan langsung kepada Bu Pjs.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Deni, selaku Pjs Kepala Desa, hanya menjawab singkat, “TPK-nya Pak Yudi”. Namun sangat disayangkan, Yudi selaku TPK tidak memberikan tanggapan saat dimintai konfirmasi. Pertanyaan media hanya dibaca tanpa dibalas, menambah kuat dugaan adanya pengabaian tanggung jawab atau indikasi praktik makan gaji buta.
Minimnya keterlibatan warga, material murah, dan sikap tertutup dari pihak desa menjadi tanda tanya besar soal transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan proyek. Masyarakat menilai proyek ini berpotensi merugikan keuangan negara dan melanggar prinsip pengelolaan dana desa.
Menanggapi temuan ini, redaksi penasultan.co.id akan melakukan klarifikasi lebih lanjut ke pihak Kecamatan Tunjung Teja dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang.
Jika terbukti ada penyimpangan, masyarakat mendesak agar aparat pengawas dan penegak hukum segera turun tangan. Dana desa seharusnya dikelola secara transparan, bukan dijadikan lahan bancakan oknum tidak bertanggung jawab.
(Tisna)