back to top
21.8 C
Indonesia
Rabu, Januari 21, 2026

Buy now

Diduga BLT Kesra 2025 Dipotong Rp100 Ribu per KPM di Desa Cisaat, Warga Menjerit: “Tidak Ikhlas!”

Serang, penasultan.co.id – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) Tahun 2025 di Desa Cisaat, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, diduga tidak berjalan bersih. Sejumlah warga penerima manfaat mengaku dana bantuan yang seharusnya mereka terima sebesar Rp900 ribu, justru dipotong hingga Rp100 ribu per KPM oleh oknum yang diduga berasal dari kader PKK. Dugaan praktik pungutan ini membuat warga terkejut dan merasa tidak ikhlas.

Temuan tersebut diungkap setelah tim investigasi penasultan.co.id turun langsung ke lapangan dan menemui beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengaku menjadi korban pemotongan sepihak.


KPM: “Dibilang untuk upah bagi-bagi barcode, tapi kami tidak ikhlas”

Salah seorang KPM berinisial H menceritakan bahwa bantuan tersebut sebenarnya diperuntukkan bagi neneknya yang sudah lanjut usia. Ia mengaku dibawa oleh seseorang untuk mengambil bantuan di kantor pos, namun sebelum pengambilan ia dibisiki bahwa uang bantuan akan dipotong.

“Sebelum ngambil, saya dibisikin kalau nanti uangnya dipotong Rp100 ribu untuk upah bagi-bagi barcode. Saya kaget, tidak ikhlas. Di desa lain tidak ada potongan seperti ini,” ungkap H kepada tim media. Selasa (02/12/2025).

H juga menyebutkan bahwa di wilayahnya terdapat 9 KPM, dan seluruhnya diminta menyerahkan uang potongan tersebut. Ia menduga pemotongan dilakukan atas suruhan salah satu oknum kader PKK.


Warga Lain: “Setelah diramaikan, uangnya baru dikembalikan sebagian”

Warga lainnya, Ipan, mengungkapkan bahwa pemotongan tersebut memang dilakukan secara terang-terangan. Bahkan setelah dirinya memprotes, baru sebagian uang dikembalikan oleh pihak yang meminta.

“Tadi uang Rp50 ribu sudah dikembalikan setelah saya ramaiin. Saya bilang tidak boleh ada potongan seperti itu. Tapi di Cisaat, kalau yang masih muda-muda, tetap saja dipotong Rp100 ribu per KPM,” katanya.

Ipan mengaku telah menanyakan hal tersebut kepada salah satu staf desa, namun tidak memperoleh jawaban tegas.

“Kata staf desa, tidak ada aturan pemotongan. Kalau KPM memberikan secara ikhlas itu lain. Tapi mereka juga tanya siapa yang minta. Mereka telpon orangnya, tapi belum ada kejelasan,” tambahnya.


Pihak Terduga: “Itu uang terima kasih”

Saat dikonfirmasi, UUm, orang yang disebut-sebut meminta uang dari para KPM, mengakui bahwa uang tersebut memang diterimanya. Namun ia berkilah bahwa uang itu merupakan “uang terima kasih”.

“Iya, saya terima uangnya, tapi bukan saya yang minta. Itu uang terima kasih. Dan uang itu juga saya kasihkan lagi ke yang di atas,” katanya.

Namun ketika ditanya siapa yang menyuruhnya meminta uang Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per KPM, UUm enggan menjawab.

“Tidak mau jawab, takut divideo. Saya mau masak dulu,” ujarnya sambil bergegas meninggalkan awak media.


Media Akan Kawal, Dugaan Pungli Menguat

Tim media penasultan.co.id akan terus mengawal persoalan ini hingga jelas dan tuntas. Dalam waktu dekat, redaksi akan mengajukan permintaan klarifikasi resmi ke pihak Pemerintah Desa Cisaat. Jika ditemukan indikasi pungutan liar, media juga akan bersurat kepada aparat penegak hukum dan instansi berwenang untuk memastikan BLT Kesra disalurkan sesuai peraturan tanpa adanya pemotongan.

Kasus ini menjadi sorotan karena BLT adalah hak penuh warga, dan tidak boleh dipotong dalam bentuk apa pun, termasuk oleh pihak desa maupun kader lokal.

(Tisna)

Subscribe

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan

TRENDING

Waspada Skema Makin Rapi! Janji Pengembalian Dana di Aplikasi N15Ad Diduga Tipuan Lanjutan Lewat...

12
Serang penasultan.co.id – Dugaan penipuan digital berkedok pekerjaan online lewat aplikasi N15AdJob atau Next15Ad makin terang benderang. Setelah banyak korban mengaku tertipu oleh skema...

Resmi Ambruk! Aplikasi N15Ad dan Situs Refund ZCMOB Down Total per 1 Juli 2025

5
Serang – penasultan.co.id | Skandal penipuan digital yang melibatkan aplikasi kerja online N15AdJob akhirnya memasuki klimaks tragis: aplikasi resmi tidak dapat diakses per Selasa,...

Terbongkar! Aplikasi N15 AdJob Diduga Kuat Modus Penipuan Online Terorganisir, Masyarakat Diminta Waspada

0
Serang – Publik kembali dihebohkan dengan munculnya aplikasi berlabel “pekerjaan digital” bernama Next15Ad atau N15AdJob yang belakangan ini diduga kuat merupakan modus penipuan online...

Bisakah Uang Jaminan di Aplikasi N15 Dikembalikan? Berikut ini Faktanya

0
Serang – penasultan.co.id | Ribuan masyarakat kini menaruh harapan pada satu pertanyaan besar: apakah uang jaminan kerja yang disetor ke aplikasi N15AdJob bisa dikembalikan?...

Bongkar Mafia Tanah! Polda Banten Tangkap Otak Penyerobotan Lahan di Kragilan

0
Serang – Polda Banten kembali menunjukkan tajinya dalam memberantas praktik mafia tanah di wilayah hukumnya. Kali ini, Melalui Penyidik Subdit Harda (Harta Benda) berhasil...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini