back to top
28.4 C
Indonesia
Minggu, Januari 25, 2026

Buy now

Sampah Menumpuk Berhari-hari, Warga Graha Walantaka Keluhkan Kinerja Petugas Kebersihan DLH Kota Serang

Serang, penasultan.co.id – Warga Perumahan Graha Walantaka mengeluhkan tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang. Kondisi tersebut menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kesehatan lingkungan.

Pantauan di lokasi, tumpukan sampah terlihat membludak di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Graha Walantaka, Jalan Blok M, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Sabtu (24/01/2026).

Material sampah didominasi sampah plastik, styrofoam, serta sampah rumah tangga yang telah membusuk.

Sejumlah warga mengaku sangat terganggu dengan bau tidak sedap yang ditimbulkan. Terlebih di musim penghujan seperti sekarang, banyak lalat hijau berterbangan hingga masuk ke rumah warga.

“Sampah tidak diangkut-angkut, baunya sampai ke sini. Apalagi pas makan rasanya mau muntah,” ujar salah seorang warga yang tinggal dekat TPS, Sabtu (23/01/2026).

Ia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan.
“Coba kalau bisa diangkut, bilangin ke dinas. Baunya tak tahan, menyengat sekali. Sudah lama itu tidak diangkut. Di tempat lain banjir air, di sini banjir sampah. Bau bikin pusing,” tambahnya.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Lurah Pengampelan Dayat tidak memberikan respons meskipun telah dikirimi pertanyaan dan foto kondisi sampah di lokasi.

Sementara itu, Ketua RT setempat saat dimintai keterangan mengatakan bahwa persoalan TPS merupakan kewenangan RW.
“Kalau sampah di TPS itu kewenangan pak RW, kecuali sampah warga baru itu urusan saya,” singkatnya.

Warga mengaku khawatir kondisi tersebut dapat berdampak pada kesehatan lingkungan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap penyakit akibat pencemaran.

Menurut warga, persoalan sampah di wilayah tersebut bukan kali pertama terjadi. Namun kali ini, tumpukan dibiarkan lebih lama tanpa adanya pemberitahuan maupun penjelasan dari pihak terkait.

“Kami bukan tidak mau memahami, tapi seharusnya ada solusi atau setidaknya pemberitahuan. Jangan sampai sampah dibiarkan begitu saja,” ujar warga lainnya.

Warga berharap pemerintah setempat dan pihak terkait segera turun tangan serta melakukan evaluasi terhadap sistem pengangkutan sampah agar kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

(Redaksi)

Subscribe

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan

TRENDING

Waspada Skema Makin Rapi! Janji Pengembalian Dana di Aplikasi N15Ad Diduga Tipuan Lanjutan Lewat...

12
Serang penasultan.co.id – Dugaan penipuan digital berkedok pekerjaan online lewat aplikasi N15AdJob atau Next15Ad makin terang benderang. Setelah banyak korban mengaku tertipu oleh skema...

Resmi Ambruk! Aplikasi N15Ad dan Situs Refund ZCMOB Down Total per 1 Juli 2025

5
Serang – penasultan.co.id | Skandal penipuan digital yang melibatkan aplikasi kerja online N15AdJob akhirnya memasuki klimaks tragis: aplikasi resmi tidak dapat diakses per Selasa,...

Terbongkar! Aplikasi N15 AdJob Diduga Kuat Modus Penipuan Online Terorganisir, Masyarakat Diminta Waspada

0
Serang – Publik kembali dihebohkan dengan munculnya aplikasi berlabel “pekerjaan digital” bernama Next15Ad atau N15AdJob yang belakangan ini diduga kuat merupakan modus penipuan online...

Bisakah Uang Jaminan di Aplikasi N15 Dikembalikan? Berikut ini Faktanya

0
Serang – penasultan.co.id | Ribuan masyarakat kini menaruh harapan pada satu pertanyaan besar: apakah uang jaminan kerja yang disetor ke aplikasi N15AdJob bisa dikembalikan?...

Bongkar Mafia Tanah! Polda Banten Tangkap Otak Penyerobotan Lahan di Kragilan

0
Serang – Polda Banten kembali menunjukkan tajinya dalam memberantas praktik mafia tanah di wilayah hukumnya. Kali ini, Melalui Penyidik Subdit Harda (Harta Benda) berhasil...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini