back to top
20.9 C
Indonesia
Senin, Januari 12, 2026

Buy now

Kabid DPUPR Serang Beri Klarifikasi Soal APD dan Ukuran Besi Proyek Pemagaran Cikeusal

Serang, penasultan.co.id – Polemik proyek pembangunan pagar di Kecamatan Cikeusal terus bergulir. Setelah sebelumnya Kabid DPUPR Kabupaten Serang, Ade, memberikan klarifikasi mengenai penggunaan APD dan spesifikasi besi, kini ia turut menjelaskan soal anggaran dan pola pengerjaan proyek tersebut.

Menurut penuturan Kabid Ade, nilai anggaran proyek pemagaran itu berada di kisaran Rp148 juta, dan pelaksanaannya tidak sepenuhnya menggunakan pola kontraktual.

Dikerjakan Secara Swakelola oleh Dinas

Ade menjelaskan bahwa proyek tersebut dikerjakan secara swakelola oleh DPUPR Kabupaten Serang. Artinya, proses pengerjaan tidak diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga, melainkan dikelola langsung oleh dinas—mulai dari penentuan pelaksana lapangan hingga pengawasan teknis.

“Menurut saya, anggaran pemagaran tersebut sekitar Rp148 juta. Itu langsung dinas yang mengerjakan, jadi sistemnya swakelola. Yang kontraktual itu hanya materialnya,” ujar Ade.

Dengan sistem ini, dinas bertanggung jawab penuh terhadap proses pengerjaan, sementara pengadaan material dilakukan melalui mekanisme kontraktual sesuai aturan pengadaan barang dan jasa.

APD Sudah Dipakai, Besi Sesuai Laporan Teknis

Sebelumnya, proyek ini disorot karena pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), serta muncul dugaan ketidaksesuaian ukuran besi.

Ade memastikan hal tersebut telah ditindaklanjuti.

“APD itu sudah saya tegaskan harus dipakai. Kemarin memang belum dipakai, sekarang Alhamdulillah sudah dipakai semua,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa besi yang digunakan sesuai laporan tim teknis:
– Besi 8 mm untuk Sengkang
– Besi 10 mm untuk besi pokok

DPUPR Janji Perketat Pengawasan

Ade memastikan pengawasan akan diperketat agar kesalahan administrasi ataupun teknis tidak terjadi kembali, terutama pada proyek yang dilaksanakan mendekati akhir tahun anggaran.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap media yang telah melakukan kontrol sosial di lapangan.

“Saya berterima kasih kepada media yang sudah membantu mengawasi. Ini penting agar pekerjaan tetap sesuai spek dan aturan,” tambahnya.

Tim penasultan.co.id masih terus memantau perkembangan di lapangan dan berencana melakukan konfirmasi lanjutan ke DPUPR terkait aspek administrasi dan mekanisme pelaksanaan proyek.

(Red/*)

Subscribe

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan

TRENDING

Waspada Skema Makin Rapi! Janji Pengembalian Dana di Aplikasi N15Ad Diduga Tipuan Lanjutan Lewat...

12
Serang penasultan.co.id – Dugaan penipuan digital berkedok pekerjaan online lewat aplikasi N15AdJob atau Next15Ad makin terang benderang. Setelah banyak korban mengaku tertipu oleh skema...

Resmi Ambruk! Aplikasi N15Ad dan Situs Refund ZCMOB Down Total per 1 Juli 2025

5
Serang – penasultan.co.id | Skandal penipuan digital yang melibatkan aplikasi kerja online N15AdJob akhirnya memasuki klimaks tragis: aplikasi resmi tidak dapat diakses per Selasa,...

Terbongkar! Aplikasi N15 AdJob Diduga Kuat Modus Penipuan Online Terorganisir, Masyarakat Diminta Waspada

0
Serang – Publik kembali dihebohkan dengan munculnya aplikasi berlabel “pekerjaan digital” bernama Next15Ad atau N15AdJob yang belakangan ini diduga kuat merupakan modus penipuan online...

Bisakah Uang Jaminan di Aplikasi N15 Dikembalikan? Berikut ini Faktanya

0
Serang – penasultan.co.id | Ribuan masyarakat kini menaruh harapan pada satu pertanyaan besar: apakah uang jaminan kerja yang disetor ke aplikasi N15AdJob bisa dikembalikan?...

Bongkar Mafia Tanah! Polda Banten Tangkap Otak Penyerobotan Lahan di Kragilan

0
Serang – Polda Banten kembali menunjukkan tajinya dalam memberantas praktik mafia tanah di wilayah hukumnya. Kali ini, Melalui Penyidik Subdit Harda (Harta Benda) berhasil...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini