Petir “Menyambar” Proyek Revitalisasi Pasar Gardu Asem, Operator Diduga Tersengat Saat Bekerja

Jakarta Pusat, penasultan.co.id — Proyek revitalisasi Pasar Gardu Asem kembali menjadi sorotan. Kali ini bukan soal transparansi atau minimnya komunikasi, melainkan insiden mengejutkan yang nyaris berujung fatal. Seorang operator alat berat dilaporkan diduga tersambar petir saat bekerja di lokasi proyek, Rabu (8/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di area proyek yang berada di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Operator berinisial D saat itu tengah mengoperasikan alat bor tiang pancang. Cuaca yang tiba-tiba berubah ekstrem diduga menjadi pemicu insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan di lokasi, saat kejadian korban tengah memegang sling mesin. Tanpa diduga, ia tersentak cukup kuat hingga melepaskan pegangan alat.

“Korban sempat tersentak dan alat bor yang dipegangnya terlepas. Sedangkan temannya juga sedang memegang sling mesin. Diduga akibat sambaran petir yang tidak biasa, akhirnya pegangan tersebut lepas,” ujar salah satu petugas keamanan.

Akibat insiden tersebut, korban sempat mengalami kondisi kaki membiru. Ia kemudian segera mendapatkan penanganan awal sebelum dibawa ke klinik terdekat menggunakan sepeda motor oleh petugas keamanan. Beruntung, tidak ada luka serius yang dialami dan korban dilaporkan dalam kondisi selamat serta stabil.

Pihak pelaksana proyek langsung mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara aktivitas pekerjaan serta mematikan seluruh mesin untuk menghindari potensi risiko lanjutan. Langkah ini dinilai penting mengingat proyek menggunakan peralatan berat berbahan logam yang sangat rentan terhadap sambaran petir.

Insiden ini menambah daftar catatan dalam pelaksanaan proyek revitalisasi Pasar Gardu Asem yang sebelumnya juga disorot terkait minimnya komunikasi dengan perangkat wilayah dan dugaan kurangnya keterbukaan informasi publik.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pihak terkait agar tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan, tetapi juga memastikan standar keselamatan kerja diterapkan secara maksimal, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

Sebagai proyek strategis di bawah pengelolaan pemerintah daerah, pelaksanaan revitalisasi pasar seharusnya tidak hanya mengedepankan progres fisik, tetapi juga menjamin keselamatan pekerja serta transparansi kepada publik. Tanpa itu, proyek yang diharapkan membawa manfaat justru berpotensi menyisakan persoalan baru di lapangan.

(Armada)

Subscribe

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru