back to top
20.4 C
Indonesia
Minggu, Agustus 31, 2025

Buy now

Aliansi PAMUNGKAS Banten Kembali Geruduk KP3B Pertanyakan Aset Kendaraan Dinas Yang Tidak Terurus

Banten – Untuk ketiga kalinya, Aliansi PAMUNGKAS Provinsi Banten yang terdiri dari berbagai LSM, ormas, dan media massa, kembali mengkritisi pengelolaan aset kendaraan dinas di sejumlah perangkat daerah di Provinsi Banten. Aliansi ini menyampaikan keprihatinannya terkait temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Banten, yang mengungkap sejumlah kendaraan operasional dinas tidak diketahui keberadaannya dan mengalami kerusakan berat.

Beberapa perangkat daerah Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) yang ditemukan memiliki aset kendaraan yang tidak terurus antara lain Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Badan Pendapatan Daerah, Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian Provinsi Banten. 

Menurut LHP BPK tahun 2023, kendaraan operasional dinas yang tidak terurus memiliki nilai perolehan mencapai Rp 25,57 miliar, sementara kendaraan yang mengalami kerusakan berat senilai Rp 3,57 miliar. Temuan ini menunjukkan ketidakmaksimalan dalam pengelolaan anggaran pemeliharaan yang telah dikeluarkan sejak tahun 2001 hingga 2019, yang sudah lama menjadi sorotan publik.

“Keberadaan aset-aset ini tidak terkontrol dengan baik oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Banten, sehingga rakyat Banten yang setiap tahunnya membayar pajak menjadi dirugikan,” ujar Amin, Ketua LSM KPK Nusantara Provinsi Banten sekaligus juru bicara Aliansi PAMUNGKAS Banten, Kamis (8/8/2024).

 

Dalam audiensi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Babay, Koordinator Aksi Aliansi PAMUNGKAS, menyebutkan bahwa Kepala Bapenda Banten berjanji akan memberikan informasi terkait aset yang dipertanyakan masyarakat. Babay juga menyoroti bahwa beberapa OPD yang memiliki tunggakan pajak diharapkan segera menyelesaikan kewajibannya bulan ini.

“Kami sangat kecewa karena tidak ada satu pun anggota DPRD yang menerima kami dalam aksi ini. Insya Allah, minggu depan kami akan kembali ke Gedung DPRD Banten dan memberikan simbol kekecewaan kami berupa keranda mayat, seperti yang pernah kami lakukan di depan Kantor Gubernur Banten,” ungkap Babay.

Sementara itu, Rasidi, Komandan Lapangan Aliansi PAMUNGKAS, menegaskan bahwa aksi mereka akan terus berlangsung di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). Menurutnya, rakyat Banten telah dirugikan oleh pejabat daerah yang tidak bertanggung jawab atas aset kendaraan dinas yang bernilai lebih dari Rp 28 miliar.

“Tuntutan kami kepada BPKAD Provinsi Banten adalah agar dalam waktu 40 hari ke depan, kendaraan dinas yang masih dikuasai oleh mantan ASN segera dikembalikan ke Pemda. Kami juga meminta PJ Gubernur Banten untuk melaporkan para mantan ASN yang menyebabkan kerusakan berat pada kendaraan dinas serta mengevaluasi OPD yang bertanggung jawab atas pengelolaan kendaraan operasional,” tegas Rasidi.

Dalam orasinya, Robi, anggota Aliansi PAMUNGKAS, menyerukan agar aparat penegak hukum segera memeriksa dugaan korupsi dalam pengelolaan aset kendaraan dinas. 

“Tangkap itu oknum OPD yang diduga telah menghilangkan aset kendaraan dinas dan anggaran pemeliharaannya. Kami juga meminta Polda Banten, Kejari Serang, dan Kejati Banten untuk memeriksa oknum-oknum yang diduga terlibat korupsi,” katanya dengan lantang.

Aliansi PAMUNGKAS menuntut Pemerintah Provinsi Banten untuk mengambil langkah tegas terhadap OPD yang lalai dalam mengelola aset kendaraan dinas. Mereka meminta adanya evaluasi dan kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan kendaraan dinas yang masih dikuasai mantan ASN segera dikembalikan dan tidak terjadi lagi penyalahgunaan anggaran pemeliharaan di masa mendatang.

Mereka berharap tindakan tegas dari pemerintah dan aparat hukum dapat membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan aset kendaraan dinas di Provinsi Banten, demi menjaga kepercayaan rakyat yang telah membayar pajak dengan susah payah.

 

[Red/*]

Subscribe

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan

TRENDING

Waspada Skema Makin Rapi! Janji Pengembalian Dana di Aplikasi N15Ad Diduga Tipuan Lanjutan Lewat...

12
Serang penasultan.co.id – Dugaan penipuan digital berkedok pekerjaan online lewat aplikasi N15AdJob atau Next15Ad makin terang benderang. Setelah banyak korban mengaku tertipu oleh skema...

Resmi Ambruk! Aplikasi N15Ad dan Situs Refund ZCMOB Down Total per 1 Juli 2025

5
Serang – penasultan.co.id | Skandal penipuan digital yang melibatkan aplikasi kerja online N15AdJob akhirnya memasuki klimaks tragis: aplikasi resmi tidak dapat diakses per Selasa,...

Terbongkar! Aplikasi N15 AdJob Diduga Kuat Modus Penipuan Online Terorganisir, Masyarakat Diminta Waspada

0
Serang – Publik kembali dihebohkan dengan munculnya aplikasi berlabel “pekerjaan digital” bernama Next15Ad atau N15AdJob yang belakangan ini diduga kuat merupakan modus penipuan online...

Bisakah Uang Jaminan di Aplikasi N15 Dikembalikan? Berikut ini Faktanya

0
Serang – penasultan.co.id | Ribuan masyarakat kini menaruh harapan pada satu pertanyaan besar: apakah uang jaminan kerja yang disetor ke aplikasi N15AdJob bisa dikembalikan?...

Bongkar Mafia Tanah! Polda Banten Tangkap Otak Penyerobotan Lahan di Kragilan

0
Serang – Polda Banten kembali menunjukkan tajinya dalam memberantas praktik mafia tanah di wilayah hukumnya. Kali ini, Melalui Penyidik Subdit Harda (Harta Benda) berhasil...
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini