Serang, penasultan.co.id – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Banten (PW PII Banten) menggelar aksi demonstrasi di depan Polda Banten, Kota Serang, sebagai bentuk penyampaian aspirasi pelajar dan masyarakat terkait kondisi keamanan serta penegakan hukum di wilayah Banten.
Aksi tersebut diikuti puluhan massa dari kalangan pelajar yang tergabung dalam PII Banten. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan kepada institusi kepolisian melalui Kapolri.
Ketua PW PII Banten, Baehaki, dalam orasinya menyatakan bahwa aksi tersebut dilatarbelakangi berbagai persoalan yang dinilai belum tertangani secara maksimal oleh aparat penegak hukum.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai pelajar. Kami melihat adanya persoalan serius yang berdampak pada rasa aman masyarakat dan kepercayaan publik terhadap kepolisian,” ujar Baehaki.
Ia menjelaskan, sejumlah isu menjadi perhatian dalam aksi tersebut, di antaranya dugaan penganiayaan terhadap pelajar di kawasan KP3B Serang, maraknya tawuran pelajar, serta munculnya kelompok geng remaja yang dinilai meresahkan masyarakat.
Selain itu, PW PII Banten juga menyoroti kurangnya langkah pencegahan dan pembinaan terhadap pelajar, serta lemahnya pengawasan internal terhadap anggota kepolisian.
Atas dasar tersebut, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kapolri, yakni:
- Mendesak Kapolri segera mencopot Kapolda Banten.
- Menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polda Banten.
- Mendesak penindakan tegas terhadap oknum anggota yang melanggar hukum.
- Mendorong langkah konkret dalam pencegahan tawuran pelajar dan geng remaja.
- Memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Baehaki menegaskan bahwa aksi dilakukan secara damai dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami hadir membawa suara pelajar dan masyarakat. Harapan kami, ada perubahan nyata demi terciptanya keamanan dan keadilan di Banten,” tegasnya.
Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian. PW PII Banten menyatakan akan terus mengawal isu tersebut hingga adanya langkah konkret dari pihak terkait.
Sumber:
Baehaki
Ketua PW Pelajar Islam Indonesia Banten
