PUK KSPN PT Nikomas Gemilang Diduga Catut Data Karyawan dan Palsukan Tanda Tangan Keanggotaan

Serang, penasultan.co.id – Dugaan praktik maladministrasi dan pelanggaran privasi data karyawan mencuat di lingkungan PT Nikomas Gemilang. Sejumlah mantan pengurus Kesatuan Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) kawasan perusahaan tersebut membeberkan adanya dugaan pencatutan Nomor Induk Karyawan (NIK) serta pemalsuan tanda tangan karyawan untuk dimasukkan ke dalam daftar keanggotaan serikat secara sepihak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banyak karyawan mengaku tidak pernah mengisi formulir pendaftaran maupun menyatakan diri bergabung dengan KSPN. Namun, nama mereka tercatat sebagai anggota aktif. Akibatnya, iuran keanggotaan dipotong langsung dari penghasilan tanpa persetujuan yang sah.

Salah satu karyawan berinisial HD mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media. Ia mengaku telah berupaya melakukan klarifikasi dengan mendatangi kantor PUK KSPN yang dipimpin oleh Eli Rahmat, namun tidak mendapatkan penyelesaian.

“Saya sudah mendatangi kantor PUK KSPN untuk meminta penghentian pemotongan iuran karena saya merasa tidak pernah mendaftar. Namun, saya tidak mendapat respons yang baik dari pengurus bernama Refi. Hingga saat ini, pemotongan iuran masih terus berjalan,” ujar HD.

Menanggapi meluasnya laporan tersebut, para pihak yang merasa dirugikan mengimbau seluruh karyawan PT Nikomas Gemilang agar lebih teliti memeriksa slip gaji mereka. Karyawan yang merasa tidak pernah mengisi formulir keanggotaan namun NIK-nya tercatat dan iurannya dipotong diminta segera melaporkan kepada pihak manajemen perusahaan.

Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat dugaan pencatutan data NIK dan pemalsuan tanda tangan dapat dikategorikan sebagai tindak pidana penipuan serta pelanggaran terhadap perlindungan data pribadi.

Sementara itu, Ketua PUK KSPN Eli Rahmat saat dikonfirmasi pada Selasa (14/04/2026) terkait dugaan manipulasi data tersebut menyatakan bahwa persoalan sudah selesai. Namun, ia menyampaikan hal itu secara singkat karena sedang dalam perjalanan dan menutup sambungan telepon WhatsApp.

Di sisi lain, Ketua Aliansi Serang Raya, berinisial AS menyebut bahwa perekrutan anggota PUK KSPN diduga dilakukan dengan cara mengalihkan anggota dari Serikat Pekerja Nasional (SPN). Menurutnya, sejumlah anggota SPN diminta untuk mengundurkan diri dan kemudian diarahkan bergabung ke PUK KSPN.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT Nikomas Gemilang terkait dugaan tersebut. Penasultan.co.id akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.

(Sahrudin)

Subscribe

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru