Tim Media Dihadang Ketua Yayasan, Proyek Revitalisasi SD Bani Daud Al Islami Rp804 Juta Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan K3

KOTA SERANG, Penasultan.co.id – Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SD Bani Daud Al Islami yang berlokasi di Kampung Jengkol, Kelurahan Tinggar, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, menjadi sorotan. Proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp804.886.080 tersebut diduga tidak berjalan sesuai spesifikasi teknis serta mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan revitalisasi dikelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Saat melakukan pemantauan di lokasi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 09.51 WIB, tim media mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan pekerjaan plesteran dinding serta pembersihan material bangunan.

Namun, ketika hendak melakukan dokumentasi dan konfirmasi terkait progres pekerjaan, tim media dihentikan oleh Ketua Yayasan SD Bani Daud Al Islami, Muhaimin, yang mempertanyakan maksud dan tujuan kedatangan awak media ke lokasi proyek.

Dari hasil pantauan di lapangan, terdapat sejumlah temuan yang menjadi perhatian.

Pertama, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diduga belum dilaksanakan secara optimal. Sejumlah pekerja terlihat melakukan aktivitas pembangunan tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap sebagaimana standar keselamatan kerja di proyek konstruksi.

Selain itu, tim media juga menemukan penggunaan material bangunan yang diduga perlu mendapat perhatian, salah satunya penggunaan semen merek Conch yang kualitasnya dipertanyakan oleh sejumlah pihak. Dugaan tersebut dinilai perlu dibuktikan melalui pengujian mutu oleh instansi teknis yang berwenang.

Temuan kedua berkaitan dengan dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis maupun rencana awal proyek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari papan proyek serta keterangan yang disampaikan Ketua Yayasan, pekerjaan yang semula direncanakan berada di bagian belakang sekolah justru dikerjakan pada bagian depan bangunan sekolah. Perubahan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar teknis pelaksanaannya serta mekanisme persetujuan perubahan pekerjaan.

Selain itu, lemahnya pengawasan di lapangan diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan munculnya sejumlah persoalan teknis selama proses pembangunan berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SD Bani Daud Al Islami belum dapat dimintai keterangan karena sedang berada di luar kota. Sementara itu, pihak P2SP selaku pelaksana proyek maupun Ketua Yayasan belum memberikan penjelasan secara rinci terkait perubahan lokasi pekerjaan, dugaan penggunaan material yang dipersoalkan, maupun penerapan standar K3 selama proses pembangunan.

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Karena itu, pelaksanaan setiap pekerjaan diharapkan mengacu pada petunjuk teknis, Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta memenuhi standar mutu konstruksi dan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah diharapkan segera melakukan pengawasan langsung, pemeriksaan teknis, serta uji mutu terhadap pekerjaan revitalisasi tersebut. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran negara dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Redaksi Penasultan.co.id membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, demi menjaga prinsip pemberitaan yang berimbang, akurat, dan profesional.

(Roy/red**)

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru