Warga Keluhkan Perumahan Sukawana Asri, Minta Pemkot Serang Segera Bertindak

SERANG, penasultan.co.id – Sejumlah warga Kampung Ademoi, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang, menyampaikan keluhan terkait keberadaan Perumahan Sukawana Asri yang dinilai tidak memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Aspirasi tersebut disampaikan warga saat mendatangi kawasan Kantor Pemerintah Kota Serang Baru (KSB), Kamis (11/6/2026).

Warga menilai pembangunan perumahan yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade tersebut berjalan tanpa koordinasi yang jelas dengan masyarakat setempat. Selain itu, warga juga mempertanyakan legalitas dan kontribusi pengembang terhadap lingkungan sekitar.

Robi, salah satu koordinator aksi sekaligus aktivis yang mewakili warga, mengungkapkan bahwa masyarakat selama ini hanya merasakan dampak negatif dari keberadaan perumahan tersebut. Ia bahkan menduga pengelola perumahan tidak memiliki izin operasional yang lengkap dan hanya berorientasi pada keuntungan semata.

“Kami meminta kepada Wali Kota Serang beserta jajarannya untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Bila perlu, perumahan ini ditutup saja, karena masyarakat tidak mendapatkan manfaat apa pun. Saya percaya Wali Kota Serang yang sekarang adalah sosok yang tegas, berwibawa, dan bijak dalam mengambil keputusan,” ujar Robi.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul selama bertahun-tahun belum mendapatkan penyelesaian yang memuaskan. Karena itu, warga berharap Pemerintah Kota Serang segera turun tangan untuk melakukan evaluasi terhadap keberadaan perumahan tersebut.

Keluhan serupa juga disampaikan Hanafi, Ketua RT 011 setempat. Ia mengaku kecewa karena selama sekitar sepuluh tahun keberadaan perumahan tersebut, tidak pernah ada komunikasi maupun koordinasi dengan pihak lingkungan setempat.

“Sudah sepuluh tahun perumahan ini ada, tapi tidak ada satu pihak pun yang datang berkoordinasi. Sebagai RT, saya merasa tidak dihargai. Oleh karena itu, saya memohon kepada Wali Kota agar menindaklanjuti kasus ini. Bisa saja ditutup sementara terlebih dahulu hingga ditemukan solusi terbaik dan disepakati kedua belah pihak,” tegas Hanafi.

Selain persoalan komunikasi, warga juga mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang semakin padat akibat aktivitas kendaraan pengangkut material bangunan yang keluar masuk kawasan perumahan. Mereka khawatir kondisi tersebut dapat berdampak pada kenyamanan dan keselamatan masyarakat sekitar.

Warga berharap Pemerintah Kota Serang dapat segera melakukan peninjauan lapangan, memverifikasi perizinan yang dimiliki pengembang, serta memfasilitasi dialog antara pihak perumahan dengan masyarakat guna mencari solusi yang adil bagi semua pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengembang Perumahan Sukawana Asri maupun Pemerintah Kota Serang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan dan keluhan yang disampaikan warga tersebut.

(japra/Red**)

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Artikel Terbaru