back to top
25 C
Indonesia
Senin, April 14, 2025

Buy now

Buset.! Pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Kadu Agung Diduga Amburadul

Serang — Pemerintah Desa Kadu Agung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Serang – Banten, Sedang melaksanakan Kegiatan pembangunan jalan rabat beton di Kampung Leuwiseeng, dengan volume panjang 600 × Meter lebar, 3 meter × Tinggi 0,15 Meter melalui Anggaran Dana Desa (ADD) atau APBDes tahun anggaran 2024 yang menelan anggaran mencapai Rp 393.643.000 namun dalam pelaksanaannya Diduga Tidak Sesuai Spek, serta minim pengawasan.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya di media ini beberapa waktu lalu, Dari hasil pantauan penasultan.co.id di lokasi pembangunan jalan rabat beton terlihat jelas seperti penggunaan plastik cor hanya di pinggirnya saja, penumpukan agregat di tengah diduga mengurangi mutu kualitas beton, yang lebih parahnya ketebalan beton bervariasi, mulai dari 5 cm 8,5 cm sampai 14 cm hal ini tentu disinyalir pembangunan jalan tersebut tidak sesuai spesifikasi.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Haryadi, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengatakan bahwa pihaknya telah menugaskan bidang pembangunan untuk datang ke lokasi.

“Hari ini sudah ada yang ke lokasi kang dari bidang pembangunan,” Tulisannya Senin, 22/07/2024

Kendati demikian Haryadi, belum memberikan informasi dari hasil monitoringnya terkait pekerjaan di Desa Kadu Agung kepada Redaksi. Sementara Bidang Pembangunan Endang, saat dihubungi melalui WhatsApp dirinya tidak merespon.

Kemudian Tim penasultan.co.id mendatangi kembali pekerjaan Jalan rabat beton di Luwiseeng tersebut, terpantau pekerjaan yang baru saja selesai di kerjakan sudah banyak yang retak dan patah, padahal jalan itu belum digunakan.

Ditemui salah satu warga dilokasi yang namanya tidak disebutkan, dia menjelaskan bahwa konstruksi jalan tidak rata di bagian tengah jalan kondisinya tinggi, hal itu lah yang membuat jalan tersebut retak atau patah.

” Karena bagian sini di tengah itu tinggi kang mungkin itu yang bikin jalan mudah retak dan patah” ucapnya.

Dihubungi Pepen, selaku Tim Pelaksana Kerja (TPK) Desa Kadu Agung, soal kondisi jalan banyak yang retak dan patah Ia mengaku belum ngecak lagi, dirinya berdalih bahwa sebelum di lalui kendaraan mobil kondisi jalan belum ada yang retak atau patah,

“Belum ngecek lagi, kemarin itu sama pak haji konsultan dan pihak kecamatan di hari Senin, waktu itu belum di lalui kendaraan mobil jalannya belum ada yang retak, coba nanti saya cek lagi,” katanya.

Sementara itu Awak media mencoba menghubungi Kepala Desa Kadu Agung Sueb, guna konfirmasi perihal pekerjaannya, namun sangat di sayangkan seperti biasanya pejabat publik yang satu ini selalu tidak merespon terkesan alergi terhadap wartawan.

Untuk itu kepada instansi pemerintah terkait agar segera melakukan pemeriksaan terhadap pembangunan jalan ini, karna mengingat pembiayaan pembangunan jalan tersebut dibiayai oleh pajak rakyat.

[Amin/Aang]

Artikel Terkait

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Tetap Terhubung

1,250FansSuka
1,506PengikutMengikuti
550PelangganBerlangganan

TRENDING

Konflik Sengketa Lahan Antara Pemkot Cilegon Dengan Masyarakat Mendapat Keseriusan Menteri ATRBPN

0
CILEGON — Berdasarkan Sumber dari Aktivis Pemerhati Kebijakan Publik Aris Moenandar, Dalam keterangan tertulisnya, bahwa telah diterima Surat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang...

Pelayanan Buruk! Ibu Hamil Hampir Melahirkan di Angkot karena Puskesmas Taktakan Tutup

0
Serang – Buruknya pelayanan di Puskesmas Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, kembali mencoreng dunia kesehatan. Seorang ibu hamil nyaris melahirkan di dalam angkot setelah...

Program Ketapang 2024 di Desa Kendayakan Diduga Sarat Penyimpangan, Kades Bungkam!

0
Serang - Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Hewani di Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten, kini menjadi sorotan. Program yang dibiayai oleh Dana Desa...

Diduga Oknum RT dan Pegawai Dinsos Pungut Biaya Pembuatan BPJS PBI, Warga Merasa Tertipu

0
Serang – Program BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang seharusnya diberikan secara gratis kepada masyarakat kurang mampu justru diduga dijadikan ladang pungutan oleh...

Pendaftaran BPJS PBI Gratis 0 Rupiah, Tidak Boleh Kolektif

0
Serang – Pendaftaran BPJS Kesehatan untuk kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) gratis 0 rupiah masih mengalami kendala karena keterbatasan kuota. Sejak tahun 2023 hingga...
- Advertisement -

Artikel Terbaru